Kamis, 28 Februari 2013

Konflik Agraria Warga Ketahun dengan PT SIL Terbaru

Ketahun Membara, Bangunan dan Mobil Dibakar
FOTO INZET
KETAHUN – Konflik agraria berujung aksi bakar terulang di Provinsi Bengkulu. Tiga ratusan massa sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (27/2) menumpahkan kemarahannya kepada PT. Sandabi Indah Lestari (SIL), perusahaan sawit di Kecamatan Ketahun Bengkulu Utara.

PT. SIL merupakan pemenang lelang HGU eks PT. Way Sebayur yang berlokasi di Seluma dan Bengkulu Utara. Sejak ditinggalkan PT. Way Sebayur yang pailit, lahan HGU tersebut terlantar sehingga digarap warga. PT. SIL yang ingin memanfaatkan lahan eks HGU tersebut terlibat konflik dengan ratusan warga penggarap. Sebelumnya, aset PT SIL di Seluma juga dibakar massa.
Akibat amuk massa di Ketahun tersebut, sebanyak 19 bangunan kantor dan camp serta 3 unit mobil dan 1 motor milik perusahaan dibakar. Aksi pembakaran ini terjadi di lokasi Desa Simpang Batu, Kecamatan Ketahun Bengkulu Utara. Lokasi ini berjarak sekitar 130 KM dari Kota Arga Makmur atau sekitar 2,5 jam perjalanan.
Dari total 19 bangunan yang terbakar, meliputi 1 bangunan kantor, 1 gudang, 16 bangunan bedeng camp karyawan dan 1 unit rumah berikut kantin milik karyawan. Sedangkan 3 mobil yang dibakar jenis masing-masing 2 unit Daihatsu Taft dan 1 unit truk Engkel merek Mitsubishi milik perusahaan yang digunakan untuk mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit dari kebun.
Sedangkan motor yang dibakar adalah jenis Honda Supra milik salah satu karyawan PT SIL. Untungnya, tak ada seorang karyawanpun yang terluka dalam aksi massa tersebut.(qia).

Tidak ada komentar:

Hero Herlambang Bratayudha, SH - Rayhan Yusuf Mirshab