Senin, 25 Februari 2013

Angin Segar Bagi Guru dan Dosen 2013

PGRI DAN KEMENPERA AKAN BANGUN RUMAH LAYAK HUNI BAGI GURU, DOSEN DAN TENAGA PENDIDIKAN PGRI
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) terkait dengan penyediaan rumah yang layak huni dan terjangkau bagi Guru, Dosen dan Tenaga Kependidikan Anggota PGRI. Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan kesepakatan bersama  oleh Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Djan Faridz,   PB PGRI, Sulistiyo serta Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh dalam acara Konferensi Kerja Nasional V PGRI, di Hotel Lombok Raya, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
pgri dan Kemenpera
Menpera dalam pidato sambutannya mengatakan bahwa Kemenpera telah lama mengharapkan kerja sama dengan PGRI. “Kemenpera telah lama mengharapkan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional dalam hal ini melalui PB PGRI dalam rangka penyediaan rumah bagi anggota PGRI dan baru sekarang hal ini dapat terlaksana”, ujar Djan Faridz.
Ruang lingkup kerja sama ini dalam bentuk fasilitasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan dukungan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Dukungan Bantuan Penyediaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU), fasilitasi kemudahan Bantuan Pinjaman Uang Muka dari Bapertarum PNS atau Jamsostek serta fasilitasi penerapan tekonologi tepat guna dan ramah lingkungan dalam pembangunan rumah umum yang layak huni dan terjangkau.
Menpera juga berharap kepada PB PGRI agar segera mendata berapa jumlah anggotanya yang dapat dibantu fasilitasi untuk mendapatkan rumah layak huni dan terjangkau. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat data anggota PB PGRI yang dapat dibantu fasilitasi untuk mendapatkan rumah sudah bisa saya terima sehingga dapat dijadikan dasar untuk membuat program”, terang Djan Faridz.
Lebih jauh lagi Menpera mengatakan apabila minat dari anggota PGRI untuk perumahan layak huni dan terjangkau lebih dari 125.000, maka Kemenpera akan mengusulkan Dana tambahan. Selain itu, Menpera juga menghimbau Para Gubernur dan Bupati untuk peduli terhadap Guru sehingga dapat membantu program pemerintah pusat terkait penyediaan rumah.
Sementara, Ketua Umum PB PGRI, Sulistiyo menyambut baik kerja sama ini dan berharap segera ditindaklanjuti. “Saya berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti dengan serius agar anggota PGRI dapat dibantu dipermudah  dalam mendapatkan rumah bukan hanya MoU saja”, ujar Sulistiyo.
Di lain pihak, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Muhammad Nuh mengusulkan pembuatan asrama untuk calon para guru.
Hadir dalam kesempatan yang dimaksud Gubernur Nusa Tenggara Barat, Pemerhati Pendidikan, anggota PGRI dan para undangan lainnya.
Sumber : Bengkulu Ekspress, 25 Februari 2013 (**).

Tidak ada komentar:

Hero Herlambang Bratayudha, SH - Rayhan Yusuf Mirshab